Selasa, 09 April 2013

Hasil Negatif Palsu PET FDG scan

Salah satu kelemahan dari PET FDG yang kurang baik dalam mendeteksi adanya tumor dengan ukuran kecil (<1 cm) yang dicurigai ganas. Hal ini disebabkan adanya partial volume effect yang menyebabkan resolusi citra pada tumor dengan ukuran yang kecil menjadi kurang baik. Sehingga, pada pasien yang dicurigai memiliki keganasan primer, namun dari pemeriksaan tidak ditemukan tumor denfan aktivitas metabolisme yang tinggi maka bukan berarti pasien tersebut 100% bebas dari keganasan. Karena mungkin saja tumor yang merupakan keganasan primernya belum bisa terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan PET scan, dan baru akan terdeteksi pada beberapa waktu kemudian padaa saat dilakukan pemeriksaan PET scan lagi. Bahkan, ada pasien yang hanya terdeteksi tumor anak sebarnya saja (metastasis), sedangkan tumor primernya belum dapat terdeteksi.

Hal ini terbukti pada salah satu pasien yang dilakukan pemeriksaan PET scan pada akhir tahun 2011 di MRCCC Siloam Hospital Semanggi. Pasien tersebut dikirim dengan keterangan klinis pembesaran kelenjar getah bening leher curiga anak sebar dan mencari lokasi tumor primernya. Pada saat itu tidak ditemukan adanya tumor dengan aktivitas metabolisme yang tinggi yang dicurigai sebagai tumor primer, kecuali tumor pada kelenjar getah bening di leher. Selang beberapa watu kemudian, ± 1.5 tahun, pasien tersebut kembali melakukan pemeriksaan PET scan untuk menilai keberhasilan pengobatan yang diberikan. Lalu pada hasil PET scan tersebut ditemukan satu tumor padat yang cukup besar dengan aktivitas yang cukup tinggi di paru kanan. Pada pemeriksaan PET scan sebelumnya tidak ditemukan adanya tumor di lokasi yang sama.

Hal ini menunjukkan bahwa hasil PET scan yang negatif belum tentu sepenuhnya negatif. Dibutuhkan pemeriksaan PET scan lanjutan untuk pemantauan pasien yang sangat dicurigai memiliki keganasan. Pemantauan tersebut dapat dilakukan 6 sampai 12 bulan kemudian atau paling cepat 3 bulan kemudian bila memang sangat dicurigai masih adanya kemungkinan suatu keganasan.

5 komentar:

  1. Dear Pak Dokter

    Pada Des 2012, ibu saya menjalani operasi pengangkatan kandung empedu dengan diagnosa kanker kandung empedu stadium 2, dengan metastase ke sebagian liver. Liver yang terkena metastase juga dipotong. Hasil biopsi menyatakan tidak ada penyebaran yang lain ke organ2 terdekatnya.

    Dilakukan kemoterapi Feb - Maret 2013 selama 6minggu berturut2 dengan tujuan preventif. Kondisi ibu saya stabil dan bagus sekali, hasil cek lab semua bagus dan tumor marker dibawah batas, sehingga dinyatakan bersih. Namun pada kemo ke 4, pinggang ibu mulai nyeri dan makin bertambah.

    Pada awal April 2013, diMRI oleh ortopedik dan didiagnosa kanker tulang belakang dan menderita osteoporosis sebagai akibatnya. Kanker dinyatakan masi stadium ringan, namun osteoporosisnya sudah mencakup 6 ruas. Saat ini ibu menggunakan rompi besi khusus untuk menyokong gerak tubuh.

    Saya ingin menanyakan apakah PET scan bisa mendeteksi keseluruhan metastase yang bisa terjadi, karena kami ingin menghentikan proses penjalaran kanker ke tempat2 lainnya. Apakah di MRCCC ada program spesial untuk PET scan?

    Terima kasih sebelumnya.

    Susan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih ibu Susan untuk pertanyaannya,
      PET scan dapat membantu mendeteksi metastasis yang terjadi pada penderita kanker, karena dilakukan seluruh tubuh. Selain itu prinsip dari pemeriksaan PET scan adalah berdasarkan metabolisme glukosa, yang pada sel kanker terdapat peningkatan metabolisme glukosa. Namun, PET scan hanyalah diagnostic imaging yang hanya dapat mendeteksi lokasi dari suatu lesi, sedangkan untuk kepastian apakah lesi tersebut merupakan keganasan atau bukan memerlukan pemeriksaan biopsi sebagai alat diagnostik yang pasti. Dan PET scan bukanlah alat pengobatan, sehingga untuk menghentikan metastasis memerlukan alat pengobatan yang lain, seperti kemoterapi. PET scan juga bisa digunakan untuk menilai atau memprediksi keberhasilan dari kemoterapi.
      Saat ini, di rumah sakit saya bekerja, sedang ada program promo untuk harga pemeriksaan PET scan menjadi 8.5juta. Promo ini berlangsung hingga akhir April, dan rencananya akan diperpanjang hingga Juli 2013.
      Demikian jawaban dari saya, semoga dapat membantu. Terima kasih.

      Hapus
  2. rika luciana13 Mei 2013 17.21

    jadi kalo pet scan kita negatif kanker belum tentu kita bebas kanker yah dok...
    soalnya saya mengalami gejala kanker nasofaring tapi tiap kali ct scan dan pet scan hasil bersih
    bagaimana itu dok

    BalasHapus
  3. Sy wanita,26th. Saya dianjurkan untuk melakukan pet scan di RSHS, untuk mencari tumor primer yg bermetastase ke KGB submandibula dextra. Namun saya sedang menyusui ASI exclusive, bayi 5 bulan.
    Saya jg bingung di RSHS di bagian mana pendaftaran untuk pet scan? Apakah antrian nya panjang hingga harus menunggu berhari-hari?
    Brp biaya nya? Membaca profil dokter sblm nya ppds di unpad jd mungkin dokter dpt mmberikan info ttg hal yg saya tanyakan. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di rshs belum ada pet scan. Kalau menyusui gak boleh di pet scan, kecuali memang sangat diperlukan. Menyuaui bisa ditunda swlama beberapa hari. Biaya pet scan di tempat saya 8.5 juta. Tidak peelu antri, cukup daftar 1 hari sebelumnya.

      Hapus